Sample Text

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Selasa, 22 Mei 2012

Cara perbanyak bibit Durian Monthong dengan sambung pucuk

 
bibit unggul durian montong hasil sambung pucuk/mini grafting
Perbanyak bibit durian Monthong dengan teknik sambung pucuk - Penyambungan atau enten (grafting) adalah penggabungan dua bagian tanaman yang berlainan sedemikian rupa sehingga merupakan satu kesatuan yang utuh dan tumbuh sebagai satu tanaman setelah terjadi regenerasi jaringan pada bekas luka sambungan atau tautannya. Bagian bawah (yang mempunyai perakaran) yang menerima sambungan disebut batang bawah (rootstock atau understock) atau sering disebut stock.
Bagian tanaman yang disambungkan atau disebut batang atas (scion) dan merupakan sepotong batang yang mempunyai lebih dari satu mata tunas (entres), baik itu berupa tunas pucuk atau tunas samping. Penyambungan batang bawah dan batang atas ini biasanya dilakukan antara dua varietas tanaman yang masih dalam spesies yang sama. Misalnya penyambungan antar varietas pada tanaman durian.
Manfaat metode sambung pucuk adalah memperbaiki kualitas dan kuantitas hasil tanaman, dihasilkan gabungan tanaman baru yang mempunyai keunggulan dari segi perakaran dan produksinya, juga dapat mempercepat waktu berbunga dan berbuah (tanaman berumur genjah) serta menghasilkan tanaman yang sifat berbuahnya sama dengan induknya.
Untuk bisa membuat bibit dengan metode sambung pucuk harus ada batang bawah dan batang dari pucuk.
Untuk batang bawah dapat menggunakan biji asalan atau "sapuan” untuk menghasilkan batang bawah, tetapi ada varietas durian yang baik khusus untuk batang bawah yaitu varietas bokor dan siriwig, karena biji besar sehingga mampu menghasilkan sistem perakaran yang baik dan tahan terhadap busuk akar. Batang berdiameter 3-5 mm, berumur sekitar 3-4 bulan yang sudah ditanam di polibag dengan ukuran 15x20cm.
Untuk sambungan batang atas atau entres yang akan disambungkan pada batang bawah diambil dari pohon induk yang sehat dan tidak terserang hama dan penyakit. Pengambilan entres ini dilakukan dengan menggunakan gunting setek atau silet yang tajam (agar diperoleh potongan yang halus dan tidak mengalami kerusakan) dan bersih (agar entres tidak terkontaminasi oleh penyakit). Entres yang akan diambil sebaiknya dalam keadaan dorman (istirahat) pucuknya serta tidak terlalu tua dan juga tidak terlalu muda (setengah berkayu). Panjangnya kurang lebih 10 cm dari ujung pucuk, dengan diameter sedikit lebih kecil atau sama besar dengan diameter batang bawahnya. Entres dalam keadaan dorman ini bila dipijat dengan dua jari tangan akan terasa padat, tetapi dengan mudah bisa dipotong dengan pisau silet. Selain itu bila dilengkungkan keadaannya tidak lentur tetapi sudah cukup tegar. Entres sebaiknya dipilih dari bagian cabang yang terkena sinar matahari penuh (tidak ternaungi) sehingga memungkinkan cabang memiliki mata tunas yang tumbuh sehat dan subur. Bila pada waktunya pengambilan entres, keadaan pucuknya sedang tumbuh tunas baru (trubus) atau sedang berdaun muda, maka bagian pucuk muda ini dibuang dan bagian pangkalnya sepanjang 5-10 cm dapat digunakan sebagai entres. Pada durian bila entres yang digunakan berasal dari cabang yang tumbuh tegak lurus, maka bibit sambungannya akan tumbuh tegak dengan percabangan ke semua arah atau simetris. Namun bila diambil dari cabang yang lain,pertumbuhan bibitnya akan mengarah ke samping, berbentuk seperti kipas.Bentuk ini berangsur-angsur hilang bila tanaman menjelang dewasa.

Cara menyambung :
Sambung pucuk merupakan cara penyambungan batang atas pada bagian atas atau pucuk dari batang bawah. Caranya sebagai berikut:
Memilih batang bawah yang diameter batangnya disesuaikan dengan besarnya batang atas. Tanaman durian sudah bisa disambung bila besarnya batang bawah sudah sebesar ujung pangkal lidi atau telah berumur 3-4 bulan.
Batang bawah dipotong setinggi 20-25 cm di atas permukaan tanah. Gunakan silet, pisau okulasi atau gunting setek yang tajam agar bentuk irisan menjadi rapi. Batang bawah kemudian dibelah membujur sedalam 2-2,5 cm.
Batang atas yang sudah disiapkan dipotong, sehingga panjangnya antara 7,5-10 cm. bagian pangkal disayat pada kedua sisinya sepanjang 2-2,5 cm, sehingga bentuk irisannya seperti mata kampak. Selanjutnya batang atas dimasukkan ke dalam belahan batang bawah.
Pengikatan dengan tali plastik yang terbuat dari kantong plastik 1,5 kg selebar 1 cm. Kantong plastik ini ditarik pelan-pelan, sehingga panjangnya menjadi 2-3 kali panjang semula.Terbentuklah pita plastik yang tipis dan lemas.
Pada waktu memasukkan entres ke belahan batang bawah perlu diperhatikan agar kambium entres bisa bersentuhan dengan kambium batang bawah. Sambungan kemudian disungkup dengan kantong plastik bening. Agar sungkup plastik tidak lepas bagian bawahnya perlu diikat.Tujuan penyungkupan ini untuk mengurangi penguapan dan menjaga kelembaban udara di sekitar sambungan agar tetap tinggi.
Tanaman sambungan kemudian ditempatkan di bawah naungan agar terlindung dari panasnya sinar matahari. Biasanya 2-3 minggu kemudian sambungan yang berhasil akan tumbuh tunas. Sambungan yang gagal akan berwarna hitam dan kering. Pada saat ini sungkup plastiknya sudah bisa dibuka.Namun, pita pengikat sambungan baru boleh dibuka 3-4 minggu kemudian. Untuk selanjutnya kita tinggal merawat sampai bibit siap dipindah ke kebun (untuk jelasnya lihat cara proses penyambungan gambar di bawah).




Anda sedang membaca artikel tentang Cara perbanyak bibit Durian Monthong dengan sambung pucuk dan anda bisa menemukan artikel Cara perbanyak bibit Durian Monthong dengan sambung pucuk ini dengan url http://wan-soe.blogspot.com/2011/08/cara-perbanyak-bibit-durian-monthong.html,anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya jika artikel Cara perbanyak bibit Durian Monthong dengan sambung pucuk ini sangat bermanfaat bagi teman-teman anda,namun jangan lupa untuk meletakkan link Cara perbanyak bibit Durian Monthong dengan sambung pucuk sumbernya.

Empat Bocah Jatuh ke Sungai

* Dari Jembatan tanpa Besi Pengaman


LHOKSUKON - Empat bocah Desa Rayeuk Pange, Kecamatan Pirak Timu, Aceh Utara bersama sepeda motor (sepmor) yang mereka boncengi, Senin (21/5) sekitar pukul 15.10 WIB jatuh dari jembatan gantung di desa tersebut ke Krueng (sungai-red) Keureutoe. Insiden itu terjadi saat salah seorang dari mereka yang menjadi pengendara tak sanggup mengendalikan laju sepmornya saat berada di atas jembatan yang tanpa besi pengaman tersebut. Keempat bocah itu adalah Fahrul (12), Ziaulhaq (11), Khairul (11) dan Mahlil (11).
Untuk diketahui jembatan itu setiap harinya dilintasi warga dari Desa Rayeuk Pange, Alue Bungkoh, Matang Keh, Teupin U, Ceumeucet, Leupe, Meunasah Bungong, Geulumpang, dan Ara Ton-Ton, Kecamatan Pirak Timu menuju Kecamatan Matangkuli dan Lhoksukon, Aceh Utara. Setiap hari ratusan kendaraan, terutama sepeda motor melintas  jembatan itu. Jalur tersebut adalah jalan pintas menuju Kecamatan Matangkuli dan Lhoksukon.
Keuchik Rayeuk Pange, Abdul Wahab Hamzah, kemarin, menjelaskan,  keempat bocah yang berboncengan sepeda motor Suzuki Jet Cooled tanpa nomor polisi datang dari arah Matangkuli menuju Desa Rayeuk Pange. Setibanya di jembatan itu, Fahrul selaku pengendara tidak sanggup mengendalikan laju kendaraannya. Sehingga mereka langsung terjun bebas ke sungai bersama dengan sepmornya.
“Beruntung, saat kejadian ada warga yang melintas dan langsung menolong mereka. Fahrul sempat pingsan sepuluh menit. Sedangkan tiga temannya luka lecet di kaki dan tangan. Keempat remaja itu sempat dirawat di Puskesmas Matangkuli, tapi kini sudah kembali ke rumah masing-masing,” jelas Keuchik. Karena itu, ia berharap Pemkab Aceh segera merehab jembatan tersebut. Sehingga kejadian serupa tak terulang lagi di masa mendatang.(c46)

Editor : bakri

     

Cara pasang counters Histats di Wordpress

Cara pasang Counter Histats pada blog wordpress - Jika anda ingin memasang Hit Counter pada blog Platform Wordpress.com dari www.histats.com tentu bisa. Tapi script yag didapatkan harus di modif dikit agar muncul, kalau tidak sudah dipastikan tidak akan muncul pada blog Wordpres anda. Cara memasang Histats counter ini caranya sebagai berikut :

Seperti biasa daftarkan blog wordpress anda pada situs www.histats.com

Setelah segala setuanya beres ambil code script yang diberikan Histats.com, kodenya seperti ini

Kode di atas harus di modifikasi, code <embed gantikan dengan [gigya width=”" height=”" dan /> diganti dengan /]

Ket : Hilangkan tanda garis miring yang berwarna merah [/] pada code diatas untuk membuat histats ini muncul.

Setelah siap, pasang deh di blog Wordpress kesayangan kamu. Semoga berhasil.

Cara Pasang Widget Histat di Blog




Widget Histat adalah salah satu widget yang digunakan untuk mengetahui jumlah visitor atau pengunjung ke blog anda. Widget ini biasanya terpasang di sidebar blog anda. Jika anda bingung bagaimana caranya memasang widget histat di blog anda, silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini.
1. Daftar atau Signup terlebih dahulu ke http://www.histats.com
2. Sebagai tanda bahwa anda sudah terdaftar, cek email yang anda daftarkan ke histat.com tersebut.
3. Jika proses pendaftaran sudah anda lakukan, sekarang tinggal ikuti langkah untuk memasang widget-nya.
4. Buka kembali website histatnya. http://www.histats.com
5. Klik Add Website
6. Isi form- form yang tersedia
site url : isi dengan url blog / website anda dengan format www.namabloganda.blogspot.com [misal http://mixnews.blogdetik.com atau http://infodari.com atau www.nama domainanda.com (website)]
title : isi dengan judul blog anda.
description : deskripsi lengkap tentang blog anda.
Page views start value: jumlah page views awal yang ingin anda tampilkan dimulai dengan angka berapa.
visitor start value: jumlah visitor awal yang ingin anda tampilkan dimulai dengan angka berapa.
time zone : aturlah format waktunya
type : tipe blog / website
category: pilih kategori yang sesuai dengan blog anda
captcha : isi kode captcha yang muncul
7. Klik Continue
8.  klik icon seperti gambar di bawah ini:

9.  klik icon seperti gambar di bawah ini:



&ltp&gtYour browser does not support iframes.</p>
10. klik Counter code
11. klik Add new counter

# Selanjutnya;

1. pilih kategori style widget histats yang tersedia.
2. pilih dan klik salah satu style / model widget histats yang anda suka. Terdapat berbagai banyak pilihan warna dan bentuk fisiknya.
3. Pilih dan atur informasi yang tampil.
4. klik simpan.
Untuk Blogger:
1. klik id counter yang telah kita buat tadi maka otomatis di bawahnya akan muncul kode script pemasangannya [Copy kode-kodenya]

2. Login ke blogger – pada halaman dashboard klik Tata Letak
3. klik Add Gadget – HTML/Javascript.
4. Paste kode tadi.
5. Simpan dan lihat hasilnya
Untuk Blogdetik:
1. Klik menu Appearance, Klik lagi di bagian widget.
2. Tambahkan widgetize any html dengan mengklik tombol add.
3. Pastekan kode tersebut di kotak isian yang ada pada Widgetize Any HTML yang anda tambahkan tadi. Kotak itu berada di sebelah kanan.
5. Klik done.
6. Klik save untuk menyimpan perubahan widget sidebar anda.
Begitulah cara memasang counter histat di sidebar widget blog anda. Cukup mudah bukan? Semoga berguna ya..
Selamat mencoba!
Sumber: http://infodari.com/cara-pasang-widget-histat-di-blog/#ixzz1vbHuMK00

Cara Pasang Widget Histat di Blog

Widget Histat adalah salah satu widget yang digunakan untuk mengetahui jumlah visitor atau pengunjung ke blog anda. Widget ini biasanya terpasang di sidebar blog anda. Jika anda bingung bagaimana caranya memasang widget histat di blog anda, silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini.

1. Daftar atau Signup terlebih dahulu ke http://www.histats.com
2. Sebagai tanda bahwa anda sudah terdaftar, cek email yang anda daftarkan ke histat.com tersebut.
3. Jika proses pendaftaran sudah anda lakukan, sekarang tinggal ikuti langkah untuk memasang widget-nya.
4. Buka kembali website histatnya. http://www.histats.com
5. Klik Add Website
6. Isi form- form yang tersedia
site url : isi dengan url blog / website anda dengan format www.namabloganda.blogspot.com [misal http://mixnews.blogdetik.com atau http://infodari.com atau www.nama domainanda.com (website)]
title : isi dengan judul blog anda.
description : deskripsi lengkap tentang blog anda.
Page views start value: jumlah page views awal yang ingin anda tampilkan dimulai dengan angka berapa.
visitor start value: jumlah visitor awal yang ingin anda tampilkan dimulai dengan angka berapa.
time zone : aturlah format waktunya
type : tipe blog / website
category: pilih kategori yang sesuai dengan blog anda
captcha : isi kode captcha yang muncul
7. Klik Continue
8.  klik icon seperti gambar di bawah ini:

9.  klik icon seperti gambar di bawah ini:

&ltp&gtYour browser does not support iframes.</p>

10. klik Counter code

11. klik Add new counter

# Selanjutnya;

1. pilih kategori style widget histats yang tersedia.

2. pilih dan klik salah satu style / model widget histats yang anda suka. Terdapat berbagai banyak pilihan warna dan bentuk fisiknya.

3. Pilih dan atur informasi yang tampil.

4. klik simpan.

Untuk Blogger:
1. klik id counter yang telah kita buat tadi maka otomatis di bawahnya akan muncul kode script pemasangannya [Copy kode-kodenya]

2. Login ke blogger – pada halaman dashboard klik Tata Letak
3. klik Add Gadget – HTML/Javascript.
4. Paste kode tadi.
5. Simpan dan lihat hasilnya

Untuk Blogdetik:
1. Klik menu Appearance, Klik lagi di bagian widget.
2. Tambahkan widgetize any html dengan mengklik tombol add.
3. Pastekan kode tersebut di kotak isian yang ada pada Widgetize Any HTML yang anda tambahkan tadi. Kotak itu berada di sebelah kanan.
5. Klik done.
6. Klik save untuk menyimpan perubahan widget sidebar anda.

Begitulah cara memasang counter histat di sidebar widget blog anda. Cukup mudah bukan? Semoga berguna ya..
Selamat mencoba!

Sumber: http://infodari.com/cara-pasang-widget-histat-di-blog/#ixzz1vbHuMK00

Senin, 21 Mei 2012

Dasar-Dasar Beton (4) Komposisi dan Pencampuran Beton

adukan beton

Adukan Beton direncanakan sedemikian rupa sehingga beton yang dihasilkan dapat dengan mudah dikerjakan dengan biaya yang serendah mungkin tentu saja.
Beton harus mempunyai workabilitas yang tinggi, memiliki sifat kohesi yang tinggi saat dalam kondisi plastis (belum mengeras), sehingga beton yang dihasilkan cukup kuat dan tahan lama.
Adukan (campuran) beton harus mempertimbangkan lingkungan di mana beton tersebut akan berdiri, misalnya di lingkungan tepi laut, atau beban-beban yang berat, atau kondisi cuaca yang ekstrim.

PROPORSIONAL
Reminder: Beton adalah campuran antara semen, agregat kasar dan halus, air, dan zat aditif.

Komposisi yang berbeda-beda di antara bahan baku beton mempengaruhi sifat beton yang dihasilkan pada akhirnya. Pembagian ini biasanya diukur dalam satuan berat. Pengukuran berdasarkan volume juga sebenarnya bisa, dan lebih banyak dilakukan pada konstruksi skala kecil, misalnya rumah tinggal.

SEMEN
Jika kadar semen dinaikkan, maka kekuatan dan durabilitas beton juga akan meningkat. Semen (bersama dengan air) akan membentuk pasta yang akan mengikat agregat mulai dari yang paling besar (kasar) sampai yang paling halus.

AIR
Sebaliknya, penambahan air justru akan mengurangi kekuatan beton. Air cukup digunakan untuk melarutkan semen. Air juga yang membuat adukan menjadi kohesif, dan mudah dikerjakan (workable).

RASIO AIR-SEMEN
Biasa disebut dengan w/c ratio alias water to cement ratio. Jika w/c ratio semakin besar, kekuatan dan daya tahan beton menjadi berkurang. Pada lingkungan tertentu, rasio air-semen ini dibatasi maksimal 0.40-0.50 tergantung sifat korosif atau kadar sulfat yang ada di lingkungan tersebut.

grafik

AGREGAT
agregat halus kebanyakan
Jika agregat halus terlalu banyak, maka adukannya akan terlihat "sticky", encer, "lunak", seperti tidak punya kekuatan. Dan setelah pemadatan, bagian atas adukan akan cenderung "kosong" alias tidak ada agregat.

agregat kasar kebanyakan
Sebaliknya, jika agregat kasar terlalu banyak, adukannya akan terlihat kasar, berbatu, kelihatan getas (rapuh). Agregat ini akan muncul di permukaan setelah dipadatkan.

PENCAMPURAN
Beton harus dicampur dan diaduk dengan baik sehingga sement, air, agregat, dan zat tambahan bisa tersebar merata di dalam adukan.

Beton biasanya dicampur dengan menggunakan mesin. Ada yang dicampur di lapangan (site) ada juga yang sudah dicampur sebelum dibawa ke lapangan, atau istilahnya ready-mix.

Untuk beton ready-mix, takarannya sudah diukur di batch plant, kemudian dicampur dan dimasukkan ke dalam truk. Selama perjalanan drum beton tersebut terus diputar agar beton tidak mengalami setting di dalam drum. Kan aneh kalau misalnya kena macet trus betonnya sudah mengeras di dalam drum. Kadang, di dalam perjalanan, bisa jadi karena lama di jalan, cuaca panas, atau kelamaan diputar, temperatur di dalam drum meningkat sehingga air menguap. Kondisi ini kadang "diakali" dengan memasukkan bongkahan es balok yang besar ke dalam drum, sehingga kadar air bisa tetap dipertahankan. Hmm.. kalo ditambah sedotan, drum truk itu bisa kita beri label "Jus Beton Segar".. :D

Sementara beton yang dicampur dilapangan biasanya menggunakan mesin yang dinamakan MOLEN (mirip-mirip nama sejenis gorengan pisang). Sewaktu mencampur di lapangan, agregat terlebih dahulu dimasukkan ke dalam tong (molen), kemudian diikuti oleh pasir dan terakhir semen. Semuanya dalam takaran tertentu sesuai dengan mutu beton yang diinginkan.
molen beton

Ada kata pepatah: Jangan menggunakan sekop untuk menakar adukan beton untuk molen! (Padahal ini yang sering dilakukan) :D
Ukuran takaran biasanya dinyatakan dalam satuan berat, sementara sekop tidak bisa mengukur berat. Jangan sampai rasio adukan 1:2:3 diartikan sebagai 1 sekop semen, 2 sekop pasir dan 3 sekop kerikil (agregat). Tentu saja hasil (mutu) yang diperoleh akan berbeda. Kecuali kalau ada sekop canggih yang bisa sekaligus mengukur berat muatannya. :) (hmm..)

pencampuran beton

Ketika semua bahan (kecuali air) sudah masuk, moleh diputar sehingga semua bahan tercampur. Katanya sih, kalau sudah tidak ada pasir yang terlihat secara kasat mata, berarti adukannya itu sudah merata. Saat itulah dilakukan penambahan air sedikit demi sedikit.

Molen punya kapasitas (volume). Mencampur terlalu penuh juga tidak efektif karena proses pencampurannya akan memakan waktu yang lebih lama. Sebaiknya molen diisi secukupnya dulu, kemudian jika sudah jadi, seluruh isi molen dituang ke wadah sementara sebelum diangkut atau dicor ke bekisting. Sewaktu adukan beton diangkut (dicor), molen bisa bekerja lagi untuk membuat adukan berikutnya. Begitu adukan pertama sudah dituang semua, molen pun sudah selesai membuat adukan kedua, jadi tidak ada delay ketika molen bekerja.

Nah, untuk skala yang sangat kecil, beton boleh dicampur dengan menggunakan sekop. Harus dilakukan di tempat yang datar dan bersih (maksudnya bebas dari ranting, daun, sampah, dan material pengganggu lainnya). Kerikil, pasir, dan semen diaduk/dicampur dulu, kemudian dibuat seperti gundukan, dan di puncaknya digali dibuat seperti danau untuk menampung air. Jika adukan dicampur di wadah yang sisi-sisinya tertutup sehingga air bisa dibendung, nggak usah repot-repot bikin gundukan, langsung saja tuang air ke wadah tersebut. :)

Sebagai penutup, kami akan berikan tabel komposisi berat semen, pasir, dan kerikil, serta volume air yang dibutuhkan untuk membuat 1 m3 beton dengan mutu tertentu.

image

Referensi tabel :
SNI DT - 91- 0008 - 2007 Tata Cara Perhitungan Harga Satuan Pekerjaan Beton, oleh Dept Pekerjaan Umum.

Semoga Bermanfaat.
...bersambung..[]

Dasar-Dasar Beton (2) Karakteristik Beton

  book1_29127_image002

Ada empat karakteristik utama dari beton, yaitu :
Workability, Cohesiveness, Strength, dan Durability.

Beton memiliki tiga kondisi tahapan bentuk, yaitu :
Plastic, Setting, dan Hardening.

TAHAPAN KONDISI BETON

balok_295_image002

Tahap Plastis. Ketika bahan-bahan beton pertama kali dicampurkan, bentuknya menyerupai sebuah "adonan". Lunak,  encer, sehingga dapat dituang dan dibentuk menjadi bermacam-macam bentuk. Tahapan ini dinamakan kondisi plastis. Beton harus dalam kondisi plastis pada saat penuangan (pengecoran) dan pemadatan (kompaksi).

Karakteristik yang paling penting di kondisi plastis ini adalah workability dan cohesiveness.

Kaki kita akan tenggelam jika mencoba berdiri di atas beton yang masih dalam kondisi plastis.

balok_295_image004

Tahap Setting. Selanjutnya, beton akan mulai mengeras dan kaku. Ketika beton tidak lagi lunak, dan mulai mengeras, kondisinya dinamakan setting. Setting terjadi setelah kompaksi (pemadatan) dan pemolesan akhir (finishing). Beton yang basah seperti becek akan lebih mudah ditempatkan tetapi lebih sulit untuk dilakukan finishing.

Jika kita menginjakkan kaki di atas beton yang sedang setting, kaki kita tidak akan tenggelam, tetapi jejak kaki kita akan muncul di permukaan beton tersebut.

balok_295_image006

Tahap Pengerasan (hardening). Setelah melalui tahap setting, beton mulai mengeras dan mencapai kekuatannya. Karakteristik yang ada pada tahap ini adalah kekuatan dan durabilitas (daya tahan).

Kaki kita tidak akan meninggalkan jejak jika diinjakkan di atas beton yang sudah mengeras.

balok_295_image008

WORKABILITY

Workability adalah kemampuan untuk dilaksanakan atau dikerjakan, yang meliputi bagaimana beton itu mudah untuk dibawa dan ditempatkan di mana-mana, mudah dikerjakan, mudah dipadatkan, dan mudah untuk dilakukan finishing.

Beton yang cenderung "kering" alias kekurangan air tentu saja agak susah dibentuk, susah dipindahkan, bahkan nantinya susah difinishing. Kalo tidak dibangun dengan benar, beton tersebut tidak akan kuat dan tahan lama.

Workability beton dapat diuji dengan melakukan slump test.  Pengujian ini akan dibahas di bagian ke-3.

Apa saja yang mempengaruhi workability?

  1. Jumlah semen pasta (adukan semen). Semen pasta adalah campuran semen dan air. Semakin banyak pasta semen yang dicampur dengan aggregat kasar dan halus, maka semakin besar workabilitynya.
  2. Tingkat gradasi aggregat. Well-graded (tergradasi dengan baik), permukaan halus, dan bentuk cenderung bulat cenderung meningkatkan workability dari campuran beton.

Untuk meningkatkan workability, dapat dilakukan dengan

  • Menambah pasta semen (air + semen)
  • Menggunakan well-graded aggregat
  • Menggunakan admixture

Warning!!
Sebaiknya hindari peningkatan workability dengan menambahkan air saja, sebab dapat menurangi kekuatan dan daya tahan beton.

balok_295_image0101

KEKUATAN DAN DAYA TAHAN.

Beton yang baik terbuat dari material yang kuat dan tahan lama secara alami. Maksudnya, jika material pembentuk beton sudah kuat dan tahan, bisa dijamin beton yang dihasilkan juga lebih kuat. Ciri-cirinya beton yang kuat dan memiliki daya tahan yang tinggi adalah: padat, kedap air (tidak berpori), tahan terhadap perubahan suhu, dan tahan terhadap keausan dan pelapukan.

Kekuatan dan daya tahan saling berhubungan. Semakin tinggi kekuatan (mutu) beton, semakin tinggi pula daya tahannya.

Beton yang baik sangat penting untuk melindungi besi tulangan yang ada di dalam inti beton. Kekuatan beton biasanya diukur dengan Uji Kekuatan Beton. Tentang pengujian ini juga akan dibahas di bagian ke-3.

balok_295_image012

Kekuatan dan daya tahan sangat ditentukan oleh:

  1. Pemadatan. Pemadatan ini betujuan untuk menghilangkan udara yang ada di dalam beton. Tentu saja pemadatan ini dilakukan ketika beton masih cair.
  2. Pemeliharaan (Curing). Curing adalah "membasahi" beton yang sudah setting (keras) untuk beberapa waktu tertentu. Tujuannya adalah untuk mengurangi penguapan air yang berlebihan, sehingga air yang ada di dalam campuran beton dapat bereaksi secara optimal. Semakin lama proses curing, semakin tinggi daya tahan beton yang dihasilkan.
  3. Cuaca. Cuaca yang agak hangat dapat membuat beton mencapai kekuatan yang tinggi dalam waktu yang tidak lama.
  4. Tipe Semen. Tipe semen yang berbeda juga berpengaruh terhadap kekuatan dan daya tahan beton.
  5. Rasio air terhadap semen, biasa disebut w/c ratio. Kebanyakan air atau kekuarangan semen dapat mengakibatkan beton menjadi tidak kuat dan tentu saja tidak tahan lama. W/C ratio adalah perbandingan BERAT air terhadap BERAT semen. Karena berat 1 liter air sama dengan 1 kg, maka orang lebih banyak menggunakan perbandingan VOLUME air (dalam liter) terhadap BERAT semen (dalam kg).

balok_295_image014